Showing posts with label Papua Barat. Show all posts
Showing posts with label Papua Barat. Show all posts

Kepulauan Kofiau Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat

Thursday, November 3, 2011

Kepulauan Kofiau adalah salah satu objek wisata di Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat. Kepulauan Kofiau ini terbentuk kurang lebih dari rangkaian 32 bulah pulau termasuk Pulau Besar (Sub Bakken) dan gugusan Rew (Pulau Boo). Di Pulau yang pernah menjadi daerah jajahan kerajaan Ternate ini, tersimpan salah satu peradaban suku laut di Indonesia. Kofiau adalah sebuah pulau yang menyimpan peradaban salah satu suku laut di Indonesia. Sebelum abad 18, Kofiau menjadi kawasan jajahan Kerajaan Ternate. Legenda setempat menyebut asal kata Kofiau dari kisah kopiah Raja Jailolo yang tertinggal di pulau besar ini. Adapun Betew adalah suku yang menghuni pulau tersebut. Suku perantau dari Pulau Waigeo atau wilayah utara dari Kofiau yang hanya berjarak 60 mil. Sejak abad 19, suku Betew telah mendiami Pulau Kofiau dan berbaur dengan para pendatang dari Pulau Biak. Dan hingga saat ini, laut seperti tak akan pernah lepas dari tali kehidupan suku Betew. Mereka memang mendiami bibir pantai. Dan mengambil ikan sekadarnya hanya untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari.Perairan Kofiau jelas memiliki kekayaan hayati yang berlimpah.

Area perkampungan di Kofiau terletak di tiga pulau besar, yaitu Deer, Dibalal dan Tolobi yang terletak di bagian utara gugusan Pulau Besar. Kofiau sudah dihuni oleh Suku Betew sejak abad 19 dan berbaur dengan suku pendatang dari Pulau Biak dan Pulau Waigeo yang hanya berjarak 60 mil dari Kofiau. bagi suku Betew, laut adalah sumber penghidupan utama mereka. Mereka hidup di bibir pantai dan mengambil ikan sekadarnya hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Secara administratif, Kofiau telah menjadi seuah distrik di Kabupaten Raja Ampat.

Menurut cerita rakyat setempat, nama Kofiau berasal dari kata kopia. Konon ceritanya, zaman dulu pada masa pemerintahan kerajaan Jailolo, Sang raja Jailolo pergi ke daerah persinggahan di pulu Mikiran dan di situ, kopia sang raja tertinggal. Peristiwa kopia tertinggal yang amat bersejarah ini dicatat oleh raja Waigama bahwa ”Kopia” (Kofiau) dapat diartikan sebagai “Yang terlupakan“

Tempat persinggahan (mikiran) yang terletak di antara Pulau Tolobi dan Dibalal ini lalu diberi nama Jailolo. Di situ ada 2 pulau Jailolo yang dinamai Pulau Jailolo Kecil dan Jailolo besar. Sedangkan seluruh gugusan pulau-pulau ini kemudian dinamakan Kofiau

Bagi para pecinta burung, Pulau Kofiau merupakan habitat bagi 2 jenis burung endemik yaitu Kofiau Paradise kingfisher atau Cekakak Pita Kofiau (Tanysiptera ellioti) dan Kofiau Monarch atau kehicap kofiau (Monarcha Julianae) yang hanya dapat dijumpai di Pulau ini. Dan Keindahan alam yang terdapat di pulau ini adalah merupakan hal yang paling menarik dan membuat pulau ini sangat ramai pengunjung.
READ MORE - Kepulauan Kofiau Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat

Danau Sentani

Tuesday, November 1, 2011

Danau Sentani di bawah lereng Pegunungan Cagar Alam Cycloops yang memiliki luas sekitar 245.000 hektar. Danau ini terbentang antara Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, Papua. Danau Sentani yang memiliki luas sekitar 9.360 hektar dan berada pada ketinggian + 75 meter di atas permukaan laut, adalah salah satu danau terbesar di Papua dan di Indonesia. Danau Sentani berpotensi untuk pengembangan budi daya ikan air tawar dan menjadi tempat wisata yang menarik karena pemandangannya yang sangat indah.

Danau ini dijadikan budidaya ikan air tawar adalah digunakan untuk peningkatan gizi keluarga dan salah satu sumber pendapatan daerah. Dengan potensi debit air yang berskala besar tersebut, danau Sentani dapat dijadikan lahan budidaya berbagai jenis ikan air tawar, yang nantinya dapat memenuhi permintaan pasar di Papua bahkan sampai keluar Papua. “Danau Sentani bisa untuk budi daya banyak jenis ikan air tawar seperti Mujair, Mas, Lele, Nila, dan berbagai jenis ikan berprotein tinggi lainnya. Hal inilah yang membuat danau sentani ini juga sebagai objek wisata yang menarik.
READ MORE - Danau Sentani

Pulau Misool Raja Ampat Papua Barat

Monday, October 31, 2011

Pulau Misool terletak di daerah raja ampat di sebelah baratdaya daratan Irian Jaya, berbatasan dengan laut seram. Daerah ini terletak di kepala burung papua barat dan dekat dengan kota sorong . Daerah inventarisasi merupakan bagian timur dari pulau ini dan dibatasi oleh koordinat geografis antara 01040’ - 01055’ Lintang Selatan dan 13010’ – 130025’ Bujur Timur.

Misool terbagi atas dua bagian yaitu misool timur selatan dan misool barat. Daerah ini terkenal juga dengan keanekaragaman budaya, adat, laut dan darat yang begitu terkenal di dunia. misool termasuk daerah segitiga karang dunia dan puluhan banyak ikan hias yang terdapat di dalam lautnya yaitu sekitar 75% ikan hias dan segitiga karang dunia juga terdapat di daerah misool ini. Dan daerah ini juga memiliki laut lepas yang sangat luas sekali sehingga menjadi jalur lintasnya hewan-hewan besar yaitu seperti ikan paus dan gurita. Menurut informasi dari masyarakat setempat bahwa gurita sering di temukan pada malam hari sedangkan ikan paus di temukan pada siang hari, sehingga daerah misool dikenal atau boleh dikatakan dengan daerah yang penuh misterius karena masih banyak terdapat hewan laut yang besar2 di daerah ini dan yang sudah langka di dunia.

Daerah ini secara stratigrafi tersusun oleh seri batuan sedimen berumur Tersier dan Kuarter dengan urutan dari tua ke muda adalah Batugamping Zaag, Batunapal Kasim, Batugamping Openta, Batugamping Atkari dan Endapan Aluvial. Endapan batubara terdapat pada Satuan Batugamping Atkari berumur Plio-Plistosen dan Satuan Batunapal Kasim berumur Miosen Awal – Miosen Tengah.
READ MORE - Pulau Misool Raja Ampat Papua Barat

Pulau Waigeo Papua Barat Indonesia

Sunday, October 30, 2011

Pulau Waigeo adalah pulau yang berada di Papua Barat Indonesia. Pulau ini dikenal juga dengan nama Amberi atau Waigiu. Pulau Waigeo adalah pulau terbesar dari empat pulau utama dari Kepulauan Raja Ampat. Pulau ini berada antara Pulau Halmahera dan Pulau Papua dengan jarak sekitar 65 km barat laut Pulau Papua. Pulau besar sekitarnya adalah Pulau Salawati, Pulau Batanta, dan Pulau Misool.Luas pulau ini 3155 km², dengan titik tertinggi 1000 m. Jarak antara barat ke timur sekitar 110 km, serta utara ke selatan sekitar 50 km. Kota Wasai terdapat di bagian barat Pulau dan merupakan ibukota dari Kabupaten Raja Ampat. Sejak 1997, pulau ini telah menjadi tempat budidaya mutiara yang dimiliki oleh perusahaan Australia Atlas Pasifik
READ MORE - Pulau Waigeo Papua Barat Indonesia

Danau Sentani

Danau Sentani yang letaknya di bawah lereng Pegunungan Cagar Alam Cycloops yang memiliki luas sekitar 245.000 hektar terbentang antara Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, Papua. Danau Sentani yang memiliki luas sekitar 9.360 hektar dan berada pada ketinggian + 75 meter di atas permukaan laut adalah salah satu danau terbesar di Papua dan di Indonesia . Danau Sentani dikembangkan untuk budi daya ikan air tawar. Hal tersebut digunakan untuk peningkatan gizi masyarakat setempat dan salah satu sumber pendapatan daerah. Dengan potensi debit air yang berskala besar tersebut, danau Sentani dapat dijadikan lahan budidaya berbagai jenis ikan air tawar, yang nantinya dapat memenuhi permintaan pasar di Papua bahkan sampai keluar Papua. Tidak hanya itu saja Danau Sentani juga bisa menjadi tempat bersantai anda bersama keluarga anda saat liburan.
READ MORE - Danau Sentani

Pegunungan Jayawijaya Papua Barat

Indonesia adalah negara yang terkenal memiliki gunung api paling banyak sedunia. Pegunungan Jayawijaya adalah nama untuk deretan pegunungan yang terbentang memanjang di tengah provinsi Papua Barat hingga Papua Newguinea di Pulau Irian. Deretan Pegunungan yang mempunyai beberapa puncak tertinggi di Indonesia ini terbentuk karena pengangkatan dasar laut ribuan tahun silam. Meski berada di ketinggian 4.800 meter dan termasuk pegunungan tertinggi di Indonesia, fosil kerang laut misalnya dapat dilihat pada batuan gamping dan klastik yang terdapat di Pegunungan Jayawijaya. Karena itu, selain menjadi surganya para pendaki, Pegunungan Jayawijaya juga menjadi surganya para peneliti geologi dunia.

Selain dikenal dengan nama Puncak Jaya, puncak tertinggi ini juga terkenal dengan sebutan Carstenz Pyramide, atau Puncak Carstensz. Nama tersebut diambil dari seorang petualang dari negeri Belanda, yakni Jan Carstensz, yang pertama kali melihat adanya puncak bersalju di daerah tropis, tepatnya di Pulau Papua. Pengamatan tersebut dilakukan oleh Jan Crastensz melalui sebuah kapal laut pada tahun 1623. Karena belum bisa dibuktikan dengan pengamatan langsung, laporan itu dianggap mengada-ada. Sebab, bagi orang Eropa, menemukan pegunungan bersalju di tanah tropis adalah sesuatu yang mustahil.

Kebenaran laporan Carstensz terungkap setelah hampir tiga ratus tahun kemudian, ketika tahun 1899 sebuah ekspedisi Belanda membuat peta Pulau Papua dan menemukan puncak gunung yang diselimuti salju sebagaimana dilaporkan oleh Crastensz. Untuk menghormati Carstensz, maka puncak gunung tersebut kemudian diberi nama sesuai namanya. Sedangkan sebutan Puncak Jayawijaya merupakan pemeberian Presiden Soekarno setelah berhasil merengkuh kedaulatan Papua Barat dari Belanda. Nama ini mengandung makna "puncak kemenangan", sebagai ungkapan syukur atas bersatunya Papua Barat dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pegunungan Jayawijaya juga merupakan satu-satunya pegunungan dan gunung di Indonesia yang memiliki puncak yang tertutup oleh salju abadi. Meskipun tidak seluruh puncak dari gugusan Pegunungan Jayawijaya yang memiliki salju. Salju yang dimiliki oleh beberapa puncak bahkan saat ini sudah hilang karena perubahan cuaca secara global. Banyak sekali hal yang sangat indah di Indonesia dan hal ini menjadikan Indonesia Surga tempat Wisata.
READ MORE - Pegunungan Jayawijaya Papua Barat